Sabtu, 04 Juli 2009

KEMBALI LAGI




Salam Nikemania....
Akhirnya kami kembali lagi setelah beberapa hari Off.
Duh...kangen banget ternyata.

Sebelumnya kami pengelola di sini,mengucapkan banyak terimakasih buat seseorang di Nigeria sana (namanya gak mau disebutin,beliau berkebangsaan sana dan berumur 34 tahun.Pernah bekerja di Indonesia dan cukup fasih berbahasa Indonesia) yang telah menyumbangkan dananya untuk kelangsungan hidup situs ini. Insya Allah situs ini dapat bertahan 3 atau 4 bulan ke depan.
Nah makanya Nikemania harus bersyukur dan berterimakasih ma beliau.

Nikemania.... Sebelumnya kami mohon maaf,karena setiap telepon yang masuk. kami selalu menjawab dengan menyembunyikan masalah yang sebenernya sedang terjadi, termasuk sama Adi dan Teh Irin..maaf ye... Ya sudah gak usah berbasa basi lagi ah...kami sudah kembali dan mohon kerjasamanya aja menjaga situs ini,dan menjaga nama baik Nike Ardilla. Maju terus Nikemania...........



Nike terlihat sangat bahagia saat perayaan ultah terakhirnya (ke 19) di lokasi syuting sinetron None tahun 1994



Kembalinya situs ini sekaligus untuk memperingati Ultah Nike yang ke 31 tahun di 27 Desember 2006 mendatang.

SLB NIKE ARDILLA DISEGEL,49 SISWA TERLANTAR


asib 49 siswa sekolah luar biasa kini terkatung-katung, menyusul disegelnya SLB Nike Ardila di Cipamokolan, Kota Bandung, oleh yayasan yang menaunginya. Hubungan yang tidak harmonis antara kepala sekolah, Ade Sehabudin, S.Pd. dengan Ketua Yayasan Sutarjo Natabrata, disinyalir sebagai penyebab penyegelan SLB pada 1 November 2006 itu.

Kegiatan sekolah di Yayasan Pendidikan Wawasan Nusantara SLB Nike Ardila terhenti karena operasionalnya ditutup.
�Sekembalinya siswa setelah libur panjang Lebaran, anak-anak mendapati sekolah yang telah disegel. Pintu gerbang samping dan depan digembok. Sejak saat itu sekolah terpaksa diliburkan hingga waktu yang tidak ditentukan,� kata Ade, Selasa (7/11) .

Saat ini, kegiatan belajar-mengajar di sekolah itu dihentikan. Bahkan, menurut Ade, sejak saat itu sebagian besar guru dan siswa nyaris tidak pernah menginjakkan kakinya di gedung sekolah tersebut. Sementara siswa diperintahkan belajar mandiri di rumah. Sedangkan 18 tenaga guru menunggu kepastian status mereka.

Penyegelan tersebut disayangkan oleh Kepala Subdinas Pendidikan Luar Biasa, Drs. H. N. Hidayat M., M.Pd. Menurut Hidayat, sebaiknya permasalahan antara kepala sekolah dan ketua yayasan diselesaikan secara pribadi agar tidak merembet pada permasalahan sekolah. �Tindakan ketua yayasan yang menyegel sekolah sangat tidak bijaksana. Jika kinerja kepala sekolah dinilai buruk, sebaiknya yang dihukum adalah kepala sekolah. Dengan menyegel sekolah, artinya ketua yayasan juga menghukum siswa yang tidak bersalah,� ujarnya. Hidayat menilai, ketua yayasan telah memenggal hak siswa untuk mengenyam pendidikan. Padahal, menurut dia, lebih bijaksana seandainya pihak yayasan langsung melimpahkan wewenang siswa dan guru SLB kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

�Kalau begitu kan nasib siswa tidak akan telantar seperti sekarang. Sebagai pihak yang dilimpahi wewenang, Disdik tentu akan mencari solusi untuk sesegera mungkin memetakan siswa di SLB terdekat,� kata Hidayat. Namun, karena belum adanya laporan lebih lanjut tentang perkembangan kasus penyegelan tersebut, Hidayat mengaku, untuk saat ini belum bisa mengambil keputusan tentang nasib siswa dan guru sekolah tersebut. Rencananya, Disdik Jabar baru akan mengadakan mediasi antara kedua pihak yang bertikai setelah 20 November. Hingga berita ini disusun, ketua yayasan, Sutarjo Natabrata belum bisa dikonfirmasi. Baik Ade maupun Hidayat mengaku tidak tahu nomor telefon Sutarjo.

SELESAIKAH KASUS BINTANG?


Selain menuntaskan kasus kecelakaan yang dialami almarhumah Nike Ardilla,pihak kepolisian dan kejaksaan sebenarnya masih menangani perkara tuduhan penganiayaan yang dilontarkan kepada sang bintang itu dikala ia masih hidup. Namun berhubung Nike Ardilla telah tiada,maka secara hukum segala tuntutan yang bersifat pidanya kepada dirinya,gugur atau batal dengan sendirinya.

Kapolresta Bandung Tengah Let.Kol.Pol. Ade Rahardja maupun Kajari Bandung,menegaskan penyidikan kasus Nike Ardilla tidak akan diteruskan ke meja hijau dan dianggap selesai. �Berhubung Nike telah meninggal dunia,maka dengan sendirinya tuntutan hukum yang akan dijatuhkan kepada artis ini di pengadilan otomatis gugur dengan sendirinya,� kata sebuah sumber di kejaksaan Negeri Bandung.

Nike terdaftar sebagai tersangka sehubungan dengan kasus penagniayaan dan obat-obat terlarang.Perkaranya kini sudah masuk PK-1. Waktu itu penyidikan perkara itu oleh polisi dimulai tanggal 24 Desember 1994,namun pada tanggal 6 Januari 1995 berkas perkara yang sudah diserahkan kepada kejaksaan itu dikembalikan lagi kepada pihak kepolisian,karena masih ada kekurangan-kekurangan dan hingga sekarang belum diserahkan lagi kepada Kejaksaan Negeri Bandung.
Demikian hingga saat ini nama baik Nike masih tetap bersih dan dianggap tidak bersalah,ujar Himawan Keswara.SH.(Kassie Tindak Pidana Umum).

Nike Ardilla tentang kasusnya


Kasus penganiayaan yang dituduhkan kepada almarhumah Nike Ardilla itu,sebenarnya muncul menurut Nike (ketika ia masih hidup) sudah selesai. Ia kaget ketika tiba-tiba koran-koran di Bandung dan Jakarta memuat berita bahwa berkas perkara itu katanya sudah dilimpahkan dari Polda Jawa Barat ke Kejaksaan Negeri Bandung,tutur Nike kepada Tabloid Nova tanggal 28/11/1994 beberapa tahun yang lalu

�Saya kaget sekali sewaktu diberitahu kakak saya.Begitu pula waktu saya membaca berita di koran Jakarta,� tutur Nike. Dikatakan Nike,ia sendiri sudah nyaris melupakan kejadian itu.�Peristiwanya kan sudah lama terjadi,dan waktu itu juga masalahnya sudah selesai kok,� cetusnya setengah tak percaya.

Kendati demikian, penyanyi dan bintang sinetron terkenal ini tak keberatan menceritakan kembali peristiwa itu. �Kejadian memang betul bulan April tahun 1994 yang lalu,ketika saya sedang jalan-jalan ke Singapura,�katanya. Saat itulah lanjut Nike,�Saya dengar kabar dari kawan-kawan saya,kartu ATM saya diambil Dewi.� Dewi ini menurut Nike adalah kawan dekatnya. �Kampusnya dekat rumah saya di Bandung.Jadi,ia sering mampir ke rumah.� Setelah itu Nike dapat kabar lagi kartunya sudah diambil balik sama Atun yang juga teman baik Nike.�Si Atun mengambilnya dari dompet Dewi,waktu dewi sedang mandi,�tuturnya.

Begitu Nike pulang ke Bandung dia pun menanyakan kebenaran cerita itu kepada Dewi,yang kebetulan sedang main ke rumah Nike. �Tapi dia nggak ngaku,padahal menurut Atun,kartu itu diambil dari dompetnya Dewi.Sebenarnya,saya sendiri juga nggak tahu,apa maksud Dewi mengambil kartu itu.Toh dia pun nggak bisa menggunakannya,� ujar Nike yang mengaku tak begitu mempermasalahkannya lagi

Saling tampar
Soal kartu masih belum kelar.Karena ternyata ada satu lagi kawan Nike,namanya Cika,yang kabarnya merasa kartunya diambil Dewi.Kebetulan berbarengan dengan kepulangan Nike.Cika meneleponnya.
�Dia bertanya apakah Dewi ada di rumah saya.Kayaknya sih Cika lagi kesal sama Dewi,dan ngomel nggak karuan.Jadi,saya suruh aja dia ngomong sendiri sama Dewi.� Tak lama kemudian,Dewi ditemani Atun dan Nike pergi ke rumah Cika.Dari situ,mereka bersama ke rumah Ria,yang juga teman Nike. Ternyata,di rumah Ria ini,Cika dan Dewi malah ribut. �Entah apa masalahnya,saya nggak tahu persis,� kata Nike.Mungkin,dugaannya,�termasuk juga soal kartu Cika yang diambil Dewi.�

Semula,Nike mengaku tak begitu ambil pusing. �Tapi lama-lama saya kok juga disangkut-sangkutin dalam pertengkaran itu.Dari situlah,saya jadi yakin,dibelakang saya Dewi sering menjelek-jelekkan nama saya,�papar Nike.

Diakui sebelumnya ia memang sudah sering mendengar omongan,Dewi sering menjelekan dirinya.Keributan Dewi-Cika,kata Nike ternyata makin seru.saking ramainya,�mereka berdua sampai saling tampar.� Melihat itu,Nike ikut kesal.Begitu emosinya,Nike spontan menegur Dewi,�Kamu ini gimana sih?Mau nggak kamu saya gampar?� Tak diduga-duga lanjut Nike,�Dewi langsung menjawab,digampar saja!� Makin panaslah Nike,tanpa sadar tangannya melayang ke pipi Dewi.�Tapi itu nggak keras.Namanya juga sama teman.Nggak ada bekasnya,kok.Lagi pula,saya kan sudah minta izin,kenapa dia ngasih?�

Pengaduan sudah dicabut
Sepulang dari rumah ria,Nike menganggapnya sudah kelar.Menurutnya semua itu hanya ribut-ribut anatara teman sepermainan. �Eh,tahu-tahu saya dipanggil polisi.Disana,saya pun terangin kejadian sebenarnya.Polisi malah Cuma tertawa,� tutur Nike.

Sepulang dari polisi,Nike pun menemui Dewi.�Saya tanya,kenapa bisa begitu? Ternyata kata Dewi,pengaduannya sudah dicabut.Yah sudah,kami pun baikan lagi.Malah,setelah itu,kami sudah jalan bareng lagi.Kami pun menganggap masalahnya sudah selesai.�

Karena itulah,lanjut Nike�.Nike kaget bukan kepalang ketika mengetahui kasus itu masih terus berlanjut.�Rencananya sih,saya mau pulang ke bandung untuk mencari tahu,apa yang sebenarnya terjadi.Lagi pula,yang ribut pertama,kan bukan saya,tapi si Dewi dan Cika.Kok malah saya yang kena?Yah mungkin karena saya artis,jadi masalahnya kelihatan besar.�
Ketika ditanya bagaimana seandainya kasus ini berlanjut sampai ke pengadilan.Nike mengatakan,belum berfikir sejauh itu.� Nggak kebayang,saya musti berbuat apa.Tapi saya yakin kok,saya sama sekali nggak bersalah.Bukankah saya sudah minta izin sebelumnya?�tandas Nike sekali lagi.

UNTUK SEKOLAH LUAR BIASA



Nike Ardilla,meskipun nampaknya masih lebih berkiprah pada masalah duniawi,mengingat usianya amat muda serta dipengaruhi lingkungannya yang glamour,namun sesungguhnya patut diacungi jempol. Betapa tidak.Kepopuleran nama yang dalam waktu relatif singkat melambung �didukung sanjungan para penggemar serta produser yang mengiminginya dengan jaminan materi yang tinggi,namun toh diantara kehidupannya,ia tetap dekat dengan landasan religius sebagai seorang muslimah yang cukup baik.
Menurut keterangan sahabat-sahabat terdekatnya,Nike tetap menjalani ibadah sesuai agama Islam.Di mobilnya ia menyiapkan seperangkat alat sholat,sajaddah,mukena,tasbih,dan kitab Yassin. Perilaku yang terpuji lainnya,adalah sikapnya yang tidak membeda-bedakan antar sesama manusia.Ia bisa saja bergaul dengan tukang becak atau baso,selain dengan anak jendral atau gubernur.

Demikian pun Nike sering membantu atau membagi rezeki yang disapatnya kepada fakir miskin,keluarga ,atau rekan-rekannya yang memerlukan bantuan materi dan sebagainya. Bahkan sering sebagian rezekinya disumbangkan untuk masjid,baik di Bandung,Ciamis,atau pun tempat lain.Meskipun terkadang ia tidak punya uang sama sekali,dan harus mencarinya kepada orang lain yang dirasanya mempunyai hubungan kerja dengan dia.
Tingkahnya yang amat sosial ini terkadang diingatkan kedua orangtuanya,agar jangan terlalu boros.Harus memikirkan masa depan.Namun Nike hanya menjawab tertawa,bahwa rezeki itu akan diperoleh kalau kita ulet berusaha.

SLB Yayasan Wawasan Nusantara
Murid-murid SLB Wawasan Nusantara bagian C,serentak menjawab : �Sayang�.� Ketika ditanya apakah mereka sayang Nike?
Tidak banyak yang mengerti kalau Teteh tercinta Nike Ardilla telah meninggal.Hanya empat murid,Asep,Irma,Elsi,dan Eric yang mengetahui hal itu.

�Saya ingat waktu Teteh bawa kue banyak sekali,� kata Asep dengan susah payah.Bocah ini ingat ketika Nike merayakan ulang tahun yang ke-17.Termasuk alunan suara dan belaian sayang Nike pada keningnya,hal yang sering dilakukan Nike,setiap kali mengunjungi sekolah ini. SLB yang berdiri di dekat rumah Nike,memang merupakan obsesinya sejak lama.

�Anak tetangga kami ada yang terbelakang mentalnya,Neng sering memperhatikan anak itu.Nike pun bertanya kepada kerabatnya,tentang dimanakah anak itu kelak sekolah.,dan dijawab bahwa anak itu kelak sekolah di sekolah khusus (SLB). Kata Neng Nike,kalau dia punya duit banyak akan membuat sekolah untuk mereka. �Neng kepingin mereka pintar seperti anak-anak lain,� kata Nike.
Kebetulan uwak Soekarjo,paman Nike guru SLB.Berkat bantuannya,sekolah itu berhasil didirikan Nike.Sekolah dengan 50 siswa ini,berada di bawah Yayasan Pendidikan Wawasan Nusantara,tersebar di tiga tempat.Parakan Saat,Pagarsih,dan Cipedes (Sukajadi),Bandung.

Sepeninggal Nike,sekolah ini bakal terus dikelola oleh keluarga Nike.Kenangan dan kebanggaan Nike akan sekolah ini,tak mungkin lekang oleh kematiannya.Kelak,suatu saat anak-anak yang pendidikannya bagian dari tanggung jawab dan sikap kemanusiaan Nike,akan mengerti bahwa Teteh mereka tercinta telah pergi.
Keceriaan yang diterima siswa di sekolah ini,biar bagaimanapun merupakan kemulyaan dan usaha Nike yang tidak sia-sia.

Yayasan Wawasan Nusantara didirikan tahun 1990 diketuai oleh Sutarjo,menempatkan Nike sebagai sekretaris,sekaligus sebagai penyandang dana.Nike menyantuni yayasan ini dengan dana rutin perbulan sebesar Rp.500.000,-,belum termasuk berbagai kebutuhan lain. Ia juga membelikan sebidang tanah seharga Rp.100 juta dan biaya pembangunannya sebesar Rp. 20 juta.

SLB yang bernaung di yayasan ini,sampai saat ini (th 1996-an) menampung 80 anak-anak tuna wicara dan tuna grahita,dengan tenanga pengajar sejumlah 22 orang. Kepala sekolah SLB bagian B dan C,mengatakan,bahwa pemikiran Nike sebagai sekretaris yayasan dibuktikannya dengan kesungguhanNike berpesan kepada siswa siswi sekolah tersebut agar rajin belajar dan jangan putus asa,sebab hanya orang-orang yang mau bekerja keraslah yang bisa sukses.

Moerdiono
Sementara itu Mensekneg Mordiono (skrg udah mantan) pada kesempatan pertemuan dengan pengurus ASIRI,menyarankan sebaiknya para musisi dan produser yang menciptakan lagu-lagu yang berhubungan dengan musibah Nike Ardilla,agar memberikan hasil keuntungan dari usaha itu kepada Yayasan Wawasan Nusantara rintisan almarhumah Nike Ardilla. Saran itu sangat diperhatikan oleh mereka,terbukti adanya pernyataan di mass media tulis,Deddy Dores dan rekan-rekannya berjanji akan menyumbangkan karya-karya mereka sebagaimana yang diusulkan Moerdiono.

KEMATIAN YANG DIRAHASIAKAN



Ibunda Nike Ny.Ningsirat atau yang biasa dipanggil Mamih,baru diberi tahu Nike meninggal setelah tiga hari Nike bersemayam.Sebelumnya,Mamih hanya diberitahu bahwa Nike hanya mengalami kecelakaan dan sedang dirawat di RS Hasan Sadikin Bandung. � Mami baru dikabari setelah tiga hari Nike meninggal karena kecelakaan.Mami sampai pingsan�..� kata Ny.Nining.Lalu,benarkah Enno Sigit terlibat kematian Nike? Ikuti wawancara Ibunda Nike Ardilla di bawah ini yang telah dirangkum dari berbagai sumber.



Ibu masih sering teringat wajah Nike?
Ya teringat dong.Putrinya kok.

Nike Ardilla pernah datang lewat mimpi ngak?
Ah jarang kalau sekarang.Kalau dulu sering.Dia suka bilang (dalam mimpi),� jangan dipikirin karena Neneng sudah taqdirnya.�

Bisa diceritakan kronologi kecelakaan Nike?
Nggak tahu ibu mah aktu itu Cuma diberi apa�Cuma dibilang apa tuh,tabrakan,ada di rumah sakit.Kan waktu itu baru tiga hari ibu dikasih tahu dia meninggal sama Nicky astria,Paramihta,Onky,Ryan Hidayat.Mereka yang ngasih nasihat supaya ibu kuat.

Lho kok tiga hari baru dikabari?
Iya�.ibu dikabarinnya baru tiga hari setelah meninggal.Ibu Cuma dikabari kalau Nike kecelakaan gitu.Ibu sampai pingsan kan.

Sebelum kematian Nike,apakah ibu punya firasat buruk nggak?
Nggak ada.Oh malamnya dia tiduran di depan TV.Jadi malamnya tuh nggak ada tanda-tanda dia mau meninggal.

Kejadian tabrakannya kan pagi hari,setahu ibu,Nike habis pergi dari mana?
Itu katanya diundang nonton Java Jive.Kalau nggak datang nanti takut dibilang sombong gitu.Padahal dia sudah males nggak mau.

Ada kabar bahwa Nike Ardilla itu terlibat dengan narkoba,apa benar bu?
Nggak tuh.Tapi itu banyak yang bilang gitu.Nggak kok,dia nggak suka gitu-gituan.

Katanya dia juga suka mabuk-mabukan dengan Enno Sigit?
Nggak tahu deh.Dia memang nggak suka mabuk kok.Mungkin iya,terlalu baik ke Nike,mungkin ya.Banyak atuh godaan yang bilang katanya sekarang Nike hidup.

Tapi saat itu emang Nike mabuk nggak?
Nggak kayaknya.Waktu Nike mau pergi dia mah ketawa-tawa�.

Ibu sendiri kenal dengan Enno Sigit?
Sama Enno? Kenal tapi nggak deket-deket gini.Cuma sebentar-sebentar.

Kalau setelah Nike meninggal,apa Enno masih sering ke sini?
Enno? Nggak pernah.

Sebelum meninggal sering ketemu donk?
Kalau dulu emang sering ketemu di hotel.

Hubungan Nike dengan Enno deket ya?
Ya baik-baik aja.Kayak temen-temen gini.

Saat mereka masih sering berhubungan,apa ibu nggak merasa khawatir kalau Enno akan merasuki Nike narkoba?
Ah nggak�nggak ada.Nggak punya perasaan kaya gitu-gitu.Ya baik-baik aja kaya gini-gini.

Terus kan Enno Sigit sering disebut-sebut sebagai faktor penyebab kematian Nike,kalau menurut ibu?
Iya banyak yang bilang gitu.Tapi itu mungkin sudah taqdir Nike begini.Mungkin ibu terlalu sayang ama dia ya.Sekarang mau gimana,sudah taqdir kan?

Sebelum maut menimpa Nike Ardilla,bahwa dirinya pernah ditodong pistol sama Enno?
Nggak�!!!Nggak ada berita itu ke ibu.

Saat itu kejadiannya di diskotek M Club di Blok M?
Nggak tahu! Ibu mah nggak pernah denger.

Gara-garanya Nike merebut pacar Enno yang anaknya mantan gubernur Sumut?
(Ibu Nining terkejut dan kaget) Ooh�!!! Nggak tahu.Itu banyak yang bilang ke ibu.Tapi ibu nggak tahu.Dan dia nggak cerita apa-apa soal ini.Dia Cuma bilang kalo deket emang sama Enno,sama Titik (Titik Prabowo).�Baik orangnya�(kata Nike tentang Titik).Ya syukurlah kalau Nike banyak temen gitu.

Waktu pulang ke rumah saat Nike masih hidup,apa Nike sering dalam keadaan mabuk?
Nggak�nggak pernah�.

Pada saat ada acara,apakah Nike sering dijemput Enno ke rumah?
Nggak.Nggak pernah.Kalau rekaman siapa saja boleh menjemputnya

Terkesan penyelidikan polisi sangat lamban dalam mengusutnya?
Nggak,langsung kok waktu hari itu juga.

Keputusan pihak kepolisian waktu itu?
Nggak�.nggak ada apa-apanya (maksudnya tidak ada narkoba).Biar digeladah semua tasnya emang nggak ada apa-apa.Ibu,alhamdulillah.

Ada dugaan Nike dibunuh?
Siapa yang membunuh?!!...

Apa ibu tidak mencurigai Enno?
Oh�ha�ha�ha�.nggak berani dia mah�emang gampang!

Kalau seandainya benar Nike dibunuh Enno,apa ibu berniat menggugat Enno?
Ya dia (nike) mah udah tenang sekarang ya.Ibu kasihan,nggak usahlah yang gitu-gitu.Semua sudah taqdir-Nya.

Rasa kemanusiaan almarhumah misalnya dengan yayasan-yayasan panti asuhannya merupakan titisan watak siapa?
Nggak ada.Nggak menunjukan watak dari siapa-siapa.Itu dari hati dia sendiri.Kan dulu ada anak-anak kurang mampu ya,terus gitu nangis-nangis pingin sekolah.Nah Nike mendirikan sekolah untuk dia yang ingin sekolah

Apa hikmahnya yang ibu petik sekarang?
Alhamdulillah,sekarang banyak berubah dan penggemar-penggemar Nike udah banyak yang ke sini sampai ribuan lebih.Jadi ibu harusnya balas mereka itu gimana caranya.Ibu jadi bukan merasa bangga,tapi ibu merasa malu dikira orang lain,kita yang ngojok-ngojon (seperti mengajak mereka untuk datang ramai-ramai)

VERSI RANGKAP TENTANG TEWASNYA SANG MEGA BINTANG


Ada versi rangkap tentang tewasnya Nike Ardilla.Sejumlah orang bersaksi Nike tewas ditempat kejadian.Tetapi ada yang bilang Nike masih hidup ketika digotong ke rumah sakit.Misteri Hard Top yang mneyeruduk pun tak diketahui.Betul-betul kasus yang misterius.
Menurut sejumlah saksi mata,ketika Nike ditolong,denyut jantung Nike sudah tidak berdengub.Tetapi ada juga yang bilang masih berdengub.Yang jelas kondisi Nike memang nyaris sekarat.Diperkirakan kepala Nike membentur tembok yang ditabraknya hingga telinga dan kepalnya mengeluarkan darah segar. Darah segar pun membasahi jok mobil Nike,sedangkan Atun tak sadarkan diri.

Versi pertama menyebut Nike meninggal di tempat kejadian.Sehingga Nike segera dilarikan ke RS Hasan Sadikin dan tubuh lunglai Atun dilarikan ke RS Santo Yusuf Bandung dengan mobil bak terbuka. Tapi nyawa Nike sudah tak tertolong.Dia meninggal dalam perjalanan.Tetapi belakangan muncul kabar kalau Nike belum meninggal saat menabrak tembok�tempat sampah�di sebuah rumah di tepi Jl.R.E. Martadinata Bandung itu.Mana yang benar?
Kabarnya ada saksi mata yang menyebut Nike masih hidup ketika digotong ke rumahnya.Tetapi anehnya nyawa Nike tiba-tiba tak dapat diselamatkan.

Versi lain menyebut adanya Jeep Hard Top merah yang memepet Genio Nke.Benarkah?Nah,teka-teki Hard Top Merah itulah yang sampai sekarang tak berkesudahan.Artinya benar atau tidaknya,belum pernah dikorek lagi kebenarannya.


Keterangan: Lukisan Nike Ardila, karangan bunga dan penduduk berkumpul di lokasi kecelakaan/ tabrakan mobil artis Nike Ardila, Bandung, 1995.

NIKE TEWAS SETELAH REBUT PACAR ENNO SIGIT

Cucu Soeharto,Enno Sigit,pernah memergoki kekasihnya,Tommy Nasution berkencan dengan Nike Ardilla.Esoknya beredar kisah kalau Enno menodongkan pistol ke muka Nike Ardilla.Tetapi sepekan kemudian,anehnya,ketika ia diberitahu kalau Nike Ardilla ditemukan tewas kecelakaan,Enno yang kemudian bermukim di London itu menjawab pendek : �Tapi bukan aku lho,� Lalu siapa?
Pergunjingan cucu Soeharto bernama Enno Sigit terlibat dibalik kematin Nike Ardilla beredar lagi dibalik haul 5 tahun kematian pelantun Seberkas Sinar di Bandung pekan silam.
Ini karena kematian Nike pada 19 Maret 1995 hingga sekarang tergolong misterius.Inilah yang memicu kasak-kusuk.Bahwa dibalik kematian Nike Ardilla,sebenarnya tersimpan �skandal cinta segitiga� yang sungguh mengerikan antara Nike Ardilla-Enno Sigit dengan seorang perwira muda. Ditenggarai persoalan skandal inilah yang menjadi penyebab kematian Nike.Bagaimana kisah skandal itu?

Begini.Sebelum Nike Ardilla tewas,ia ternyata terlibat skandal asmara dengan pacar Enno Sigit.Namanya Tommy Nasution,perwira AU yang juga putra mantan Gubernur Sumatra Utara Khairudin Nasution. Ramon Tommy Benz sahabat dekat Enno menuturkan,jalinan asmara Enno dengan Tommy berjalan sekitar 6 tahun.Karena itu,terlalu berani sebenarnya bila Nike Ardilla merebut Tommy Nasution dari Enno. Namun,nah sial banget Nike Ardilla. �Waktu itu saya dan Enno datang dan lihat sendiri kemesraan Nike dengan Tommy,Enno memang tidak marah,tetapi dari raut mukanya jelas ia tidak suka,� kata Ramon. Maka,biarpun tak bergejolak,sebenarnya persaingan Enno dan Nike Ardilla dalam memperebutkan Tommy Nasution seperti api dalam sekam.Akhirnya kemarahan Enno semakin sulit dibendung ketika ia mendengar kalau Nike nekat memamerkan Tommy ke kalangan selebriti di Jakarta. Sebagai cucu (waktu itu) Presiden Soeharto-yang waktu itu masih sangat kuat- adalah aib kalau dipermalukan,apalagi Cuma urusan cowok.Anehnya,Nike Ardilla terkesan sengaja melecehkan Enno.Akibatnya pergunjingan cinta segitiga Enno-Nike-Tommy pun menjadi pembicaraan kalangan selebriti Jakarta.

Maka,entah benar atau tidak,segera terdengar desas-desus kalau Enno Sgit habis �mempermak� Nike Ardilla.Tepatnya terjadi di M Club Diskotek,Blok M Jakarta Selatan.Digambarkan Enno menodongkan pistol ke muka Nike Ardilla.Kontan sang artis rebah.Pingsan.
Ribut-ribut di M Club itu pun tak pelak lagi jadi pergunjingan dan perdebatan mengenai benar tidaknya.

Enno Hijrah Ke London
Boleh jadi Nike Ardilla ataupun Enno Sigit sudah melupakan pertikaian itu.Ini karena Enno harus hijrah ke London untuk belajar mode.Namun di sinilah anehnya.Saat Enno di London diberi tahu kalau Nike Ardilla diketemukan tewas menggenaskan di Bandung,serta merta Enno menjawab cukup aneh : �Tapi bukan saya lho,� Lalu siapa?
Jawaban itu mengandung sejuta penafsiran.Apalagi dibalik kematian Nike itu pun akhirnya muncul aneka versi.

Versi resmi polisi,tak diketemukan unsur kesengajaan atau upaya pembunuhan.Sehingga penyelidikan pun dihentikan.Polisi bilang,tidak ada upaya kesengajaan penghilangan nyawa seseorang.Yang ada,kecelakaan murni.Kematian Nike murni dinyatakan sebagai � Human Error �.
Kalau versi desas-desus,tak pelak lagi mulut-mulut usil pun segera melayangkan tudingan adanya keterlibatan Cucu Soeharto.Cuma karena waktu itu Soeharto sangat kuat,maka pers pun tidak berani berspekulasi. Anehnya sejumlah artis yang pernah menggunjingkannya pun ,semuanya ikut tutup mulut.

Lalu apa tanggapan Ibunda Nike ketika Enno Sigit sering disebut-sebut sebagai faktor penyebab kematian Nike? �Iya banyak yang bilang begitu,tapi itu mungkin sudah taqdir saja.Sudah takdir Nike begini.Mungkin Ibu terlalu sayang sama dia ya.Mungkin sama Tuhan diambil dari saya.Sekarang mau gimana,sudah takdir kan?� ujarnya dengan nada rendah dan menangis sesenggukan.

Misteri Hard Top Merah
Yang mencurigakan dibalik kematian Nike Ardilla yakni munculnya legenda Hard Top merah yang tiba-tiba memepet mobil Nike.Anehnya versi resmi yang dilansir polisi,tak ada cerita Hard Top.Yang ada mobil Taft yang melaju dari depan yang menyebabkan mobil Genio yang dikemudikan Nike terpelanting lalu menabrak tembok.

Bagaimana dengan teka-teki Hard Top yang menurut sejumlas saksi mata tampak dikemudikan lelaki berambut cepak? Hingga kini misteri Hard Top merah itu masih menjadi teka-teki. Sejauh mana kemungkinan Enno Sigit berada dibalik kematian Nike Ardilla? Atau apakah benar saat meninggal Nike itu dalam keadaan mabuk? A Hon,produser Nike dari Music Plus membantah keras. �Nggak,nggak Nike tak pernah mabuk,� kata A Hon. Sampai di sini � seperti biasa--,bila menyangkut megaskandal keluarga Cendana,tragedy ini pun seperti puisi.Indah tak ada pelaku.

CERITA DIBALIK ACARA BUKA PUASA BERSAMA


Dalam kesempatan buka bersama antara fans Nike Ardilla yang ke dua kali pada Ramadhan tahun ini dengan Ibunda Nike pada hari Minggu 8 October 2006 ( sebelumnya acara buka puasa diadakan tanggal 30 September di kediaman Lia Nathalia) ,saya sempat mengobrol dengan Mami Nike Ardilla tentang kesimpang siuran berita meninggalnya Nike Ardilla.Obrolan terasa sangat akrab,karena kami menggunakan bahasa sunda�..yah karena kami sama-sama orang Sunda hehehhe,tapi jangan khawatir,udah di bahasa Indonesia kan kok.

Dalam kesempatan itu,saya menanyakan tentang apakah benar kepergian Nike dirahasiakan kepada Mami. �Iya,Mamih mah baru dikasih tahu setelah 3 hari Nike meninggal.Waktu itu Mami hanya diberitahu kalau Nike lagi di rumah sakit.Tapi Mami heran,Nike nya di rumah sakit kok orang-orang pada kumpul di rumah?� tuturnya dalam bahasa sunda.
Hal ini cukup membuat heran,bukannya Mami sempat menerima telepon dari kepolisian tentang kabar Nike kecelakaan.�Iya�.waktu itu Mami Cuma dikasih tau kalau Nike kecelakaan,bukan meninggal.Mami langsung pingsan�.pingsan juga Mami mah gak ada yang gotong�.heheheheh.� ujar Mami lagi sambil bercanda.�Nike itu meninggal di tempat,bagian belakang telinganya kena ujung pintu Genio dan dahinya robek,Mami dikasih tahu Nike meninggal sama Papih��lanjut Mami.

Dalam kesempatan itu pula,saya sempat membuka situs kesayangan ini bersama Mami dan Fans Nike lainnya di kediaman Emma Amrin. Mami sempat melihat-lihat gallery fhoto Nike. �Duh�Mami mah pengen fhoto Nike yang buatan Dik Doank��kata Mami.Wah�ternyata fhoto Nike yang diinginkan Mami belum ada di website ini.
�Nike mah jangkung,� ujar Mami ketika melihat fhoto Nike kecil bersama teman-teman kecilnya,�Itu di fhoto dimana yah?Mami mah nggak tau,� lanjutnya.�Tuh anak Mami mah geulis nya�,�canda Mami ketika melihat fhoto Nike yang di picturetrail.


"Nike mah jangkung," ujar Mami ketika melihat foto ini

Mami juga cukup tertarik dengan isi buku tamu,beliau pun membacanya.Duh,saya deg-degan�soalnya takut ada yang nulis aneh-aneh atau berantem yang belum sempat admin delete.Untungnya nggak ada.Mami pun menyempatkan membaca artikel. Sayang sekali,koneksi internet waktu Mami ingin membaca artikel �Orang Tua Si Neng Membantah� sangat-sangat lambat.Hingga artikelnya gak bisa terbuka. �Isinya apaan ya?� Tanya Mami��Lupa�� Jawab saya.

Mami juga bercerita,sebelum bulan puasa ini ada 5 bis rombongan santri dari Jawa,Banjarmasin,�lupa euy darimana lagi yang katanya berziarah ke makam Nike Ardilla.Ada juga pejabat dan mantan pejabat yang turut pula mampir ke makam Nike Ardilla,seperti Bapak Wiranto dan Bapak Harmoko.
Konon anak-anak beliau sangat ngefans dengan Nike. �Ah Mami mah iya-iya aja�soalnya mami teh bingung lagi ngobrol ama siapa hehehehhe,� canda Mami�

Obrolan berakhir ketika Yessy Gashella teman almarhumah Nike datang menjemput Mami.Ya�Mami memang sudah ada janji dengan Yessy sebelumnya.Yessy mengajak Mami mampir ke rumahnya di daerah Jatiwaringin.Akhirnya saya dan fans Nike lainnya pamit.

Terima kasih buat Mami,Emma, Icha,dan Anex�.juga buat rekan-rekan yang sudah meluangkan waktunya untuk berbuka dan bersilaturahmi dengan Mami.Semoga dengan kebersamaan kita yang kemarin,akan semakin menjalin dan menumbuhkan kekuatan dan kekompakan kita semua seperti harapan Mami. Mami yang kini sangat tegar,semoga panjang umur dan diberi kesehatan.Sampai ketemu lagi di lain kesempatan�salam Nikemania��..

Orang Tua Si Neng Membantah


ORANG TUA SI NENG MEMBANTAH : " SAYA YAKIN,NIKE TIDAK SEPERTI ITU."


Sebuah media cetak Ibu Kota menulis,Nike Ardilla dan kawan-kawannya menenggak obat sebelum terjadi kecelakaan yang menewaskan artis belia itu.Keluarga Nike pun angkat bicara, �Itu Cuma penafsiran si penulis! �, Selain keluarga Nike,beberapa pihak lain juga merasa dipojokkan.Apa komentar mereka?


�Ya Allah,Nike mau minta tolong mudah-mudahan Nike sukses dalam karier dan kehidupan Nike.Nike tahu,Nike banyak dosa.Semoga Alah maafin Nike.Nike sekarang udah punya cowok baru.Mudah-mudahan Nike ada di dekat Allah dan Allah ada di dekat Nike dan keluarga Nike.Amien� Kalau ada orang yang mau jahat pada Nike,tolong dong lindungin Nike.Nike takut banget. Sumpah,Nike sekarang sedang tidak punya uang.Berilah Nike pekerjaan dan rezeki yang banyak�yach�yach? Gimana si doi lagi marah ama gue�ya nggak?.............�



Itulah sebagian catatan curahan hati Nike Ardilla yang ia tuliskan diatas selembar kertas.Isinya rata-rata berupa pengaduan dari berbagai masalah yang dihadapinya.Dari soal kehilangan cincin,sampai soal cinta.Semuanya tanpa tanggal dan hari.Yang menarik�..Nike selalu mengadu kepada Tuhan. Dari situ bisa diketahui, si Neng sebetulnya ingin selalu berada dekat dengan Tuhan.Ini sejalan dengan ucapan Ny.Nining,ibunda Nike, � Si Neng itu taat sembahyang.
Kalau punya persoalan apa pun,dia lebih senang mencurahkannya di buku harian.Mungkin,karena dia tidak ingin kami ikut susah.� Atas dasar itu pula,keluarga Nike merasa kecewa,karena masih ada saja media massa yang mengorek-ngorek keburukan Nike.

Belum lagi air mata ini kering,sudah ada yang menulis,Nike dan teman-temannya menenggak pil di Kintamani Restaurant & Caf� sebelum terjadi kecelakaan yang menewaskan dirinya.Malah,perselisihan Nike dengan beberapa rekannya beberapa waktu lalu,dikatakan karena masalah ganja. �Saya yakin si Neng tidak seperti itu,memakai obat-obatan terlarang.Kalau pun ada berita buruk soal putri kami,itu Cuma penafsiran si penulis saja,� Sanggah ayah Nike.Ditambahkannya,Nike sering dikawal ibunya tiap rekaman atau show,sehingga kecil kemungkinan Nike melakukan perbuatan menyimpang itu. � Lagi pula sejak kecil,saya selalu memberi bekal agama yang kuat pada si Neng.� Ny.Nining membenarkan penuturan suaminya.
�Biasanya saya selalu mengantar si Neng ke mana pun dia pergi.Baru dua bulan terakhir ini saja,saya terpaksa tidak ikut.Karena rata-rata si Neng syuting di luar kota,� tuturnya lirih. �Kalau pun lepas dari pengawasan,apa iya�.waktu dua bulan itu cukup untuk mengubah Nike menjadi berani berbuat seperti itu? Rasanya tidak.� Sekalipun berada di luar kota,� Si Neng selalu menelpon kami atau kirim faksimili.Secapek apa pun dia.Jadi,komunikasi selalu terjalin,� tambah Ny.Nining.

Pemberitaan itu juga disesalkan Alan,salah satu kakak Nike, � Kami betul-betul heran.Orang sudah meninggal kok masih dipojokkan,� ujar Alan mengaku sangat berang membaca tulisan itu. �Tapi setelah membaca imbauan Dewan Kehormatan PWI di koran agar media massa tidak menulis yang berlebihan soal Nike,saya memilih menyerahkan semuanya pada Yang Di Atas.�

Bahwa Nike tidak dalam keadaan teler sesaat menjelang kepergiannya,juga ditegaskan Iqbal,Manager Bar & Restaurant Kintamani.Ia menyayangkan pemberitaan yang menyebut nama restaurantnya sebagai ajang pesta obat Nike dan kawan-kawannya. �Yang saya sayangkan,kenapa kami tidak dimintai konfirmasi.Padahal,sudah jelas sama sekali mereka tidak minum pil atau mabuk-mabukan.Pesanannya pun, 2 bubur ayam,3 orange juice,1 draft beer (beer ini kalo ga salah diminum temennya Nike,critanya Nike nraktir temennya yg kebetulan ketemu di situ �Red--),nasi goreng,dan 8 aqua gelas,� kata Iqbal kesal.

Iqbal menjelaskan,sekitar pulul 04:00 rombongan Nike tiba di restaurantnya ,� Mereka di sini sekitar satu jam.Saya tahu persis,karena saya tugas malam.Wajah Nike memang kelihatan letih.Tapi saya pikir itu wajar,karena mereka mungkin habis bepergian.Sedangkan tingkah teman-teman Nike juga tampak wajar saja.Seingat saya,selain Atun,enam teman Nike lainnya cowok semua,� tutur Iqbal.

Masih cerita iqbal,pagi itu Nike dan kawan-kawannya mengambil tempat di lantai bawah. �Biasanya sih,dia ke lantai dua karena ada fasilitas karaoke.Tapi tumben,kali itu tidak.Saya masih ingat ketika menyalakan lampu lantai bawah yang tadinya sudah kami matikan.Saat itu Nike sempat bercanda,�nyala lampunya kok kayak petir.�

Tempat duduk rombongan Nike,lanjut Iqbal,cukup jauh dari kamar mandi. �Jadi kalau ada yang menulis pembagian obat itu dilakukan di kamar mandi,emnurut saya nggak benar.Sebab,kalau memang itu yang mereka lakukan,pasti saya melihat mereka bolak-balik ke kamar mandi.Tapi saat itu,tak satu pun di antara mereka yang ke kamar mandi.Saya bersedia kok dijadikan saksi kalau memang diperlukan,�tandasnya.

[Sukses Nike Ardilla, Polos dan Jujur]



Tujuh belas tahun yang silam (untuk menunjuk tahun 1989, artikel asli : enam tahun yang silam, artikel ini terbit tahun 1995) seorang gadis, pelajar SMP, bernama Nike Ratnadilla, dengan diantar ibunya, meminta peran dalam film "Si Kabayan Saba Kota". Skenario Si Kabayan pun diubah, dengan menampilkan sosok penyanyi, yang mengalunkan sebuah lagu ciptaan Harry Roesli. Tapi sebelum Nike menerima peran tersebut, sempat dites dulu di ruangan kantor produser untuk menyanyikan sebuah lagu. Ketika itu Nike menyanyikan lagu Paramitha Rusady yang tengah populer, Nostalgia SMA. Harry Roesly, yang mendengarkan suara Nike dengan seksama langsung berbisik: "Boleh juga. Suaranya Komersil, euy! leu budak, tinggal dipoles sedikit, bakal jadi penyanyi populer!" Penilaian Harry Roesli ternyata tidak meleset, setelah Nike menyanyikan lagu Deddy Dores Bintang Kehidupan, namanya langsung melejit sebagai penyanyi populer.
Maka ketika Nike diberi kepercayaan sebagai pemeran utama film "Si Kabayan dan Anak Jin", harus diakui, karena pihak produser sudah mengetahui popularitas Nike. Saat itu Harry Roesli melihat langsung dampak dari sukses Nike dalam dunia tarik suara, yakni Nike sudah menjadi Nike Ardilla, dan datang ke kantor produser, PT. Kharisma Jabar Film dengan mengendarai sendiri sedan Honda Accord-nya. Toh ketika Nike hendak memutuskan untuk menerima peran Nyi Iteung, ia sempat bimbang. Bukan karena persoalan honorariumnya, tapi karena ia menunjukkan sikap toleransi yang besar terhadap sesama artis.
"Bagaimana dengan Teh Mitha? Apakah ia tidak akan tersinggung?" ungkapnya.

Pada dasarnya Nike adalah gadis penurut, bahkan patuh pada aturan. Sikap itu pula yang membuat Nike disiplin terhadap jadwal shooting, dan selalu "takut mengecewakan orang lain". Tidak heran jika orang-orang yang merasa telah membina Nike, apakah itu Denny Sabri, Rachmat DST Adji Esa Putra, dan yang lain-lain, tidak melihat perubahan dari sikap Nike pada saat belum populer dan setelah sangat populer. Artinya Nike tetap hormat dan menempatkan diri sebagai anak didiknya. Sikap "rendah hati" Nike, dirasakan pula oleh Putu Wijaya, ketika menyutradarai Nike Ardilla dalam sinetron serial "None". Putu menilai Nike sebagai pemain yang berkemauan keras untuk mencapai yang terbaik dan selalu patuh menjalankan apa yang diinginkan sutradara. Dengan kata lain, Nike memang selalu belajar dari kekurangan, sehingga ia senantiasa menempatkan dirinya sebagai murid.

Sukses yang dicapai Nike Ardilla, barangkali bisa disamakan dengan sukses yang dicapai oleh Hetty Koes Endang atau Nicky Astria. Potensi yang ada pada mereka bisa berkembang dan mencapai puncak popularitas, karena dukungan total dari lingkungan, terutama keluarganya. Hetty Koes Endang misalnya, bisa sukses karena tak lepas dari peran ibunya. Sedangkan Nicky Astria, sangat didukung oleh kakak-kakaknya. Persamaan lain dari ketiga penyanyi itu, bisa konsisten dalam mempertahankan popularitas.
Problem yang kemudian harus dihadapi Nike adalah kesiapan mental dia dalam menghadapi pergaulan di luar lingkungan keluarganya, disaat ia menghadapinya dengan kepolosan dan kejujuran. Nike dan keluarganya terlalu baik dan terlalu longgar, sehingga siapa saja akan merasa diperlakukan secara menyenangkan, termasuk para penggemarnya.

Kalau kemudian banyak yang menangisi, meratapi, atau sangat kehilangan, ketika Nike meninggal dunia dalam suatu kecelakaan yang tragis, itu adalah bukti otentik dari sikap Nike yang selalu menyenangkan jutaan orang. Bukti dari toleransi sosialnya yang sangat tinggi. Rasanya wajar kalau banyak yang marah atau tersinggung, jika ada yang mengungkit kekurangan dan kelemahannya. Bagaimanapun juga, terlepas dari kekurangan dan kelemahannya, Nike telah berhasil menjadi sosok yang dicintai sesama artis, jutaan penggemar, keluarganya, dan siapapun yang ingin mengenalnya. Sikap kekeluargaan yang dibina orangtuanya, bahkan terasa mengharukan ketika ibunya bicara tersendat. "Jangan karena Nike sudah tiada, lalu melupakan rumah ini, tak datang lagi ke rumah ini."

Memang tidak gampang menemukan artis yang sangat populer tapi juga sangat rendah hati, yang selalu takut menyakiti perasaan siapa pun. Justru disitulah kelebihan Nike Ardilla. Dan begitu banyak kesan baik dan menyenangkan yang melekat dalam benak teman-teman seprofesi, guru, dan produsernya. Sesuatu yang menjadikan Nike selalu hadir dan kenyang dengan penghargaan. Dan Nike meninggal dunia, kecuali masih terlalu muda, justru di saat berada di puncak popularitas, baik itu di dunia nyanyi maupun sinetron. Pada saat orang-orang masih membutuhkan kehadirannya dan uluran tangannya.

nike with boyfriend?

Cover 11 Thn Nike Ardilla

Panggung Sandiwara Kita. . . .



Dalam sebuah perbincangan makan malam, aku bertanya pada seorang teman tentang satu hal yang sangat membuat penasaran dalam diriku sendiri. bukan kegelisahan. apalagi kasihan.

Apa tujuan hidupmu?

Bilamana kemudian aku mengulang sebuah analogi dari lagu (almh) nike ardilla yang menjerit melengking tinggi melambungkan �panggung sandiwara� .. bolehkah kita bersama menempatkan kehidupan yang kita jalani sebagai panggung tersebut. tentunya di sana ada aktor dan aktris. ada latar belakang. setting panggung, tata cahaya, blocking dan sebagainya.

Yahh, karena aku yang bertanya, maka aku menjadi penonton. dan karena kamu yang aku tanyai, maka kamu adalah pemain di atas panggung sandiwara tersebut. kamu adalah aktor yang sedang aku tonton. aku mencoba menikmati. adakah alur di sana? adakah pesan di sana?

Tentu ada sutradara .. tapi dia tak berhak bertindak ketika sang aktor dan sang aktris sedang berlaga. tapi aku yakin, sutradara sangat berkuasa pada saat mengawali dan mengakhiri sebuah pementasan di atas panggung sandiwara. saat itulah, aktor dan aktris adalah mencoba memahami alur dan pesan cerita.

Atau kemudian aku adalah penonton yang tidak baik dan bodoh karena tidak paham dengan cerita yang sedang kau mainkan? atau aku terlalu berpikiran sempit sehingga tak mampu melihat garis besarnya?

Tapi aku punya hak untuk mencemooh. dan tak segan-segan meninggalkan pementasanmu. dan tak akan melihat lagi laga di atas panggung sandiwaramu, teman!

Napak TilasZ






Yang Baik dan Yang Buruk di Balik Nama Anda Oleh


Percayakah anda bahwa nama membawa keberuntungan? Sebagian orang percaya. Mungkin Mulan Kwok, vokalis grup musik Ratu, adalah salah satunya. Sebelum menyandang nama tersebut, Wulan, nama aslinya, bukanlah orang yang terkenal di blantika musik Indonesia. Kini, setelah namanya berubah menjadi Mulan Kwok, semua orang bergumam genit �kita berteman saja, teman tapi mesra� mengikuti caranya menyanyikan lagu, TTM.

Dalam industri entertainment, mengubah nama untuk mengubah peruntungan bukanlah hal baru. Nama membawa hoki, itu juga lazim kita dengar di kalangan bisnis. Sejumlah artis dan penyanyi memiliki nama panggung. Nama tersebutlah yang kemudian membawanya kepada ketenaran. Di negeri Paman Sam, banyak artis yang memilih menggunakan nama panggung untuk menopang karirnya daripada nama aslinya. Seperti rapper terkenal yang memiliki nama asli Sean Comb. Beberapa kali ia mengubah namanya dari Puff Daddy, Puffy, P. Diddy, dan Diddy. Bahkan, bukan hanya individu yang mengubah nama, grup musik pun melakukannya. Dewa 19, menjadi Dewa, kemudian menjadi Dewa 19 lagi. Atau Kla Project menjadi Kla, kemudian menjadi Kla Project lagi. Tujuannya? Tentu saja ketenaran.

Tidak perlu menjadi terkenal untuk mengubah nama. Siapa saja bisa melakukannya. Pernahkah anda mendengar ada orang yang keberatan nama? Nama yang memberatkan dapat membuat orang terus-terusan dirundung sial atau bahkan sakit- sakitan. Setelah mengganti namanya, ia menjadi sehat dan tidak sial lagi. Bahkan sebuah perusahaan yang terus- terusan mengalami buntung, kadang-kadang melakukannya. Efeknya? Tentu pada laba. Anda mungkin tidak tahu. Ada perhitungan matematis yang melandasi sebuah nama. Dalam numerologi, nama bukanlah sekadar sebutan asal-asalan. Nama mengandung hal-hal tersembunyi tentang seseorang. Nama bisa menjadi beban atau menjadi landasan bagi hidup yang selaras. Dalam nama anda terkandung setidaknya dua hal penting: ekspresi diri anda dan dorongan jiwa anda. Angka ekspresi dalam nama anda mengungkap segala hal tentang diri anda menyangkut bakat, kecakapan, dan watak anda. Angka dorongan jiwa menunjukkan motivasi terdalam anda; ingin menjadi apa, ingin memiliki apa, ingin melakukan apa.

Di pertengahan tahun 1980-an, seorang penyanyi bernama Nike Astrina mengeluarkan sebuah album rekaman. Penjualan album tersebut anjlok di pasaran. Sampai saat ini, tidak banyak yang tahu siapa Nike Astrina itu. Mungkin Anda juga. Setahun kemudian, seorang penyanyi bernama Nike Ardila, mengeluarkan album rekaman. Albumnya meledak di pasaran. Mereka berdua, anda tahu, adalah orang yang sama. Nike Astrina dan Nike Ardila adalah nama panggung dari Raden Nike Ratnadilla. Nama Astrina sebenarnya diambil oleh Nike dari nama Nicky Astria, penyanyi favoritnya. Di luar umurnya yang tidak panjang, setelah Nike mengubah nama belakangnya menjadi Ardila, hoki justru terus menerus mendatanginya. Berdasarkan buku Nama Terbaik Bayi Menurut Numerologi yang ditulis oleh Reni Sukma, saya mencoba melihat perubahan peruntungan di balik nama Nike Ardila.

Nike Ardila yang dilahirkan pada tanggal 27 Desember 1975. Oleh karena itu, jalur kehidupannya adalah 7. Individualis. Karakteristik jalur hidup 7: individual, intens, kontemplatif, spiritual, dan perfeksionis. Mereka adalah orang-orang yang akurat, analitis, suka membaca, cerdas, peramal, intelek, introspektif, sangat teliti, tertarik pada urusan-urusan gaib, reflektif, spiritual, memiliki pandangan ke depan, dan bijak. Sebagai tambahan, bagi seorang penyendiri, mereka tampil baik di depan publik. Dalam tanggal kelahirannya, Nike memiliki satu Anak Panah Phytagoras, 1-5-9 (Garis determinasi) dan kehilangan satu Anak Panah Phytagoras, 3-6-9 (Garis Eksentrisitas). Orang-orang yang kehilangan Garis Eksentrisitas adalah seorang pemikir yang tidak konvensional, tidak selalu menggunakan logika, dan mungkin kesulitan menggunakan kreativitas mereka. Tapi, Garis Determinasi Nike menunjukan bahwa ia adalah orang yang memiliki kekukuhan dan ketekunan, tabah dan memiliki kemampuan untuk bangkit lagi, menjaga gagasan atau proyek yang mungkin sudah tertunda dan memiliki kekuatan batin. Hal ini terbukti pada karirnya. Walaupun album pertamanya jeblok di pasaran, Nike Ardilla toh bangkit lagi. Hal ini tidak mungkin dilakukannya tanpa ketekunan dan ketabahan.

Dengan nama aslinya, Raden Nike Ratnadilla, Nike memiliki Angka Dorongan Jiwa 5 dan angka ekspresi 2. Angka Dorongan Jiwanya menunjukan bahwa ia memiliki karakter yang mudah beradaptasi. Namun, dalam hubungan tidak ingin menunjukkan keterlibatan emosi. Sedangkan angka ekspresinya menunjukan bahwa ia adalah orang yang imajinatif, artistik, dan diplomatis. Bakat besar yang dimilikinya adalah bekerja dengan orang lain.

Ketika Nike mengubah namanya menjadi Nike Astrina, ia juga mengubah Angka dorongan jiwanya menjadi 7 dan angka ekspresinya menjadi 4. Dorongan Jiwanya menunjukkan, panggilan jiwa tertingginya adalah mempelajari segala hal yang ilmiah dan/atau gaib. Ia juga dianugerahi berbagai perangkat untuk menjadi pemimpin. Kebanyakan orang dengan dorongan jiwa 7 adalah orang-orang yang jenius, datar, dan sederhana. Sedangkan angka ekspersinya, menunjukan ia adalah seseorang yang sangat perfeksionis dan memperhatikan hal-hal detail. Orang-orang dengan angka ekspresi 4 cocok untuk menjadi akuntan, pemegang pembukuan, pegawai negeri, manajer, dan ahli hukum. Terjadi perubahan Angka Dorongan Jiwanya, sebagai seorang pemimpin mungkin memberikan efek positif bagi dirinya sendiri dibandingkan sebelumnya. Namun, bakat yang dilahirkan melalui angka ekspresi 4, tidak cocok untuk karirnya. Mungkin, hal ini yang menyebabkan albumnya jeblok.

Saya mencoba membandingkannya lagi ketika ia mengubah namanya menjadi Nike Ardilla. Angka dorongan jiwanya tidak berubah, tapi angka ekspresinya berubah menjadi 3. Disebutkan, orang-orang dengan angka ekspresi 3 memiliki keterampilan verbal yang mengarahkan mereka ke lapangan menulis, komedi, teater, dan musik. Cocok sekali bukan untuk karirnya sebagai penyanyi?

Anda boleh percaya boleh tidak.

Serba serbi Nike Ardilla


Tiap tahun sejak meninggalnya Nike Ardilla di tahun 1995, rutin penggemar penyanyi kelahiran Bandung itu menggelar acara mengenangnya. Tahun ini, masyarakat Ciamis berniat mendirikan yayasan atas namanya. Yayasan Nike Ardilla yang akan didirikan oleh pemuka masyarakat Ciamis sesungguhnya bukan hal baru. Sebelumnya, Yayasan Nike Ardilla sudah ada di Bandung, kota kelahiran pelantun 'Mama Aku Ingin Pulang' itu. Nantinya, yayasan akan membuka Sekolah Luar Biasa dan Pesantren.
"kami merasa terhormat sebagai orang Ciamis. Kami berniat untuk mendirikan yayasan Nike Ardilla di lokasi sekitar makam. Nantinya yayasan akan mendirikan SLB dan pesantren," ujar salah seorang tokoh masyarakat Ciamis, Pak Harun, dalam kata sambutannya di depan seribuan penggemar Nike Ardilla, Minggu (19/3/2006).

Niat baik itu pun disambut haru oleh anggota Nike Ardilla Fans Club yang berkumpul di makam sang idola di Ciamis, Jawa Barat. Begitu juga dari pihak keluarga Nike yang tampak hadir, yakni Allan dan Deden (kakak Nike) serta ibu almarhum. Menurut koordinator NAFC, Darren Y Firmansyah Henriquez, acara tahunan peringatan meninggalnya Nike Ardilla masih sama dengan tahun-tahun lalu. Sejak tengah malam rombongan dari Jakarta sudah berangkat menuju Bandung. Jelang subuh, rombongan 2 bus tiba di Museum Nike Ardilla yang terletak di Jl. Soekarno-Hatta, Bandung. Di sana rombongan dari Makassar, Jawa Tengah, Surabaya, Palembang, Lampung dan Nusa Tenggara Timur turut bergabung. Ribuan penggemar itu selanjutnya menuju lokasi kecelakaan yang menewaskan sang bintang di Jl. RM. Martadinata, kemudian dilanjutkan menuju Ciamis, tempat Nike Ardilla dimakamkan.

[GaLeRRY][GaLeRRY][GaLeRRY][GaLeRRY][GaLeRRY][GaLeRRY][GaLeRRY]






[NIKE ARDILLA, THE LEGEND]



Buat yang tidak hidup dimasa jaya musik pop akhir delapan puluhan, barangkali nama Nike Ardilla cuma diingat sebagai satu dari sejumlah nama penyanyi pop indonesia. tidak lebih. Tapi bagi yang hidup dimasa itu termasuk yang mengikuti musik pop indonesia awal sembilan puluhan, Nike dinilai setara dengan Ella Fitzerald, bagi penyuka Jazz atau marley bagi Reggaeman yang punya lagu kebangsaan Redemption song.

stiker bergambar Nike di angkot, map sekolah hingga bus malam beredar sama banyaknya dengan kaset bajakannya. poster diri yang dijual dipinggir jalan, menjadi andalan pedagang poster dipinggiran pasar Blok M atau Pasar senen hingga cimahi dan Pasir Kaliki, Bandung Kematian nya yang tragis akibat kecelakaan mobil, 19 maret 1995 makin mengukuhkan Nike ardilla sebagai penyanyi pop indonesia legendaris. Butuh bukti? berita kematian Nike menjadi headlines semua media hiburan hampir sebulan penuh. Bahkan mingguan berita yang biasanya memasang foto Soeharto, Bob Hasan atau petinggi negara lainnya, menempatkan duka kematiannya. Selama dua bulan penuh yang melayat ke rumahnya terhitung lebih dari lima ratus ribu orang. Setiap tahun kematiannya diperingati secara seremonial. Baik di rumah maupun di pemakamannya Ciamis. bahkan mobil genio yang membuatnya tewas, yang hancur berantakan, masih laku dijual ke seorang fans beratnya, dengan harga sama tinggi dengan harga mobil baru.

Cerita fantastis Nike juga ada yang terkesan eksploitatif. Misalnya, dua tahun setelah kematiannya keluar album terbaru berupa kompilasi lagu. Juga ditayangkan video klip musik untuk lagunya yang belum sempat diedarkan. Lucu nya, sosok Nike digantikan pemeran pengganti yang bibir dan matanya dimirip-miripkan. yang lebih konyol, album nya tetap meledak, inilah fenomena industri budaya pop kita. seluruh kesan pada diri Nike hadir dimana-mana. sinetron, stiker, poster hingga video klip daur ulang. semuanya diburu, dikonsumsi dan dinikmati sebagaimana sebuah pengalaman khas. Percaya atau tidak, setahun kematiannya, ada yang menyelenggarakan tour ke makam Nike. dan uniknya, peminatnya hingga ratusan orang. orang boleh bilang konyol. Bahkan tak sedikit yang menilai fan Nike itu sebagai mania yang tak jelas juntrungannya.

Namun semuanya tak mampu meredam kecemerlangan gadis sunda ini. Nike Ardilla memang bukti kegemilangan budaya pop Indonesia abad ini. Karirnya memang pendek. namun dengan masa yang pendek ia mampu mewakili ciri industri massa : popular dan hadir disetiap ruang publik. Lihat saja Kios kaset bajakan dikawasan Braga, bandung atau pedagang stiker di blok M. sosok Nike tetap hadir disitu. fenomena seperti ini sering tidak bisa dimengerti orang. Padahal inilah yang disebut akan adanya pahlawan dan idola. ini juga yang terjadi pada John Lennon, Madonna hingga britney spears.

Rabu, 01 Juli 2009

[ KeHiDuPaN SeHaRi-HaRi SaNG MeGa BiNTaNG]






















Exklusife

Museum Nike


Agar kenangan terhadap Nike terpelihara, keluarga membuatkan sebuah museum. Museum itu dinamakan museum Nike Ardilla. Semua memorabillia yang berbau Nike Ardilla ada di situ. Setiap harinya, museum itu dikunjungi satu atau dua orang. �Mungkin karena publikasi yang sangat sedikit, orang tak terlalu tahu soal museum ini,� paparnya. Museum ini terletak di atas lahan seluas 250 meter di Jalan By Pass Soekarno-Hatta. Tepatnya di Komplek Aria Graha, Jalan Aria Utama No 1, Desa Cipamokolan, Kecamatan Rancas-Bandung Jawa Barat. Luas bangunannya 500 M2 (dua lantai). Museum ini diresmikan sendiri oleh ayah Nike. Menurut Alan, berdirinya museum Nike Ardila tak lepas dari permintaan fans Nike.� Banyak lho yang minta didirikan rumah kenangan buat Nike. Mereka meminta itu lewat surat, telepon, atau pun datang langsung,� lontarnya.

Menurut Alan, konsep dasar RNA perpaduan desain a la Planet Hollywood, Hard Rock Cafe, dan museum pada umumnya. �Dengan demikian interior tidak berkesan formal atau kelihatan seram, tapi lebih ngepop,� ungkap Alan. Museum ini terletak di lantai dua. Di sini selain ada koleksi baju show, aksesori, foto, sepatu, dan pernak-pernik yang berkaitan atau dimiliki Nike, bahkan pintu mobil Nike yang rusak karena kecelakaan puin ikut dipajang. Siapa yang merawat museum ini? �Saya yang merawat. Biaya perawatannya dari hasil royalti lagu Nike, juga dari sumbagan pengunjung,� sebut Alan lagi.

Soal museum, Alan bercita-cita punya museum yang isinya memorabillia artis yang sudah meninggal. �Tak cuma Nike saja. Tapi artis-artis lainnya yang sudah meninggal. Dengan mendirikan museum, saya berharap mereka bakal selalu diingat,� sahutnya lagi. Alan sudah menghubungi beberapa keluarga artis yang sudah meninggal. Ada yang menyambutnya dengan tangan terbuka, ada pula yang menolak idenya. �Doakan saja supaya niatan saya ini bisa terwujud,� pinta Alan. Ada yang berminat membantu?