Sabtu, 04 Juli 2009

ATUN KAWAN AKRAB NIKE ARDILA


Siapakah sebenarnya si Atun, cewek Tomboy yang jadi saksi mata kecelakaan Nike Ardila? Pertanyaan itu dilontarkan mengingat Atun atau Sofiatun Wahyuni selama ini amat lengket dengan Nike Ardilla.

Nike kenal pertama dengan Atun kira-kira 3 tahun yang lalu (kira-kira tahun 1992). Yang mengenalkan waktu itu, adik sepupu Atun. Adiknya itu kebetuIan teman Nike satu kelas. Ketika itu, mereka sama-sama sekolah di SMA BPI Bandung.

"Waktu perkenalan pertama, saya senang sekali. Senang bukan karena Nike bintang tenar. Tapi, karena kepribadiannya yang baik itu. Dia tipe orang yang nggak mau pilih-pilih dalam berteman. Itulah yang membuat saya senang", kenang Atun kepada sebuah majalah di Jakarta.
Sejak perkenalan itu hubungan Nike dengan gadis berpotongan rambut ala cowok ini kian akrab. Nike tak jarang menyuruh Atun datang ke rumah di Parakan Saat, Bandung. Sekalipun tujuannya sekedar ngobrol, Atun sendiri sering nongol di rumah Nike. Sampai akhirnya Nike minta Atun jadi Sekretaris pribadinya. Ketika itu, Atun baru lulus SMA. Maksudnya supaya surat-surat penggemarnya dan jadwal show dan syuting ada yang ngurusin.

Bukan cuma itu, Nike juga selalu mengajaknya ke manapun ia pergi. Maka, karena Nike, sehingga Atun pernah singgah di berbagai kota di tanah air ini. Semua itu karena jabatan Atun sebagai sekretaris pribadi Nike. Cuma sampai Nike tiada, Atun belum sempat diajak ke luar negeri. Padahal frekwensi Nike ke luar negeri boleh dibilang sering. Sebenamya Atun kepengen sekali ikut ke luar negeri. Kendalanya cuma ia tidak bisa berbahasa Inggris. Sayang belum sampai terwujud Nike sudah pergi.
Nike sendiri ternyata juga pengen sekali ngajak Atun. Menurut Atun, itu terbukti Nike pemah bilang kepadanya kalau ke luar negeri tanpa dia, perasaan Nike kurang srek. "Aku ingin bersamamu," kata Nike yang ditirukan Atun.

Keluarga sederhana
Atun sebagai puteri bungsu (ketujuh) dari Suranto (54) dan Letda I Pol. Marsinem (52) adalah berangkat dari keluarga sederhana dan badannya subur. Selintas mirip Atun-nya sinetron Si Doel Anak sekolahan. Bukan saja badannya kayak cowok, namun suaranya berat seperti cowok.

Tempat tinggal Atun tak jauh dari Nike.. la hidup numpang di rumah kakaknya di Flat Sarijadi elok D lantai 2 No. 92, Bandung.Nike sering main di rumahnya Atun. Atun dan Nike memang seakan tak bisa dipisahkan. Sehingga wajar saja kalau banyak kenangan yang tentu sulit dilupakan Atun.

Kalau Nike pulang dari luar negeri, ia selalu membawa oleh-oleh buat Atun, seperti: parfum, pakaian, sepatu atau jam tangan.
Semua pemberian Nike itu masih disimpan baik, sebagai bukti kesetiaan persahabatan mereka. Semua hadiah itu tak pernah diminta Atun, Nike sendiri yang dengan ikhlas memberinya. Sejak jadi sekretaris pribadi Nike, pendapatan Atun cukup lumayan, meskipun ia tidak digaji tetap. Waktu lebaran Atun diberi�kan uang sebesar Rp.600.000, ungkap Atun.

Atun baru tahu kalau Nike telah meninggal dunia, dua hari setelah peristiwa itu terjadi. Yang memberitahu justru fans Nike, bukan dari keluarganya atau keluarga Nike. Mereka berusaha untuk menyimpan rahasia itu sampai Atun sehat benar. Mendengar berita ia kaget dan seakan tidak percaya. Lalu ia menangis.

Hari Rabu langsung ia nyekar ke pemakaman Nike Ardila di Ciamis. la seperti mimpi ketika berlutut di makam Nike. la telah kehilangan besar. Seorang sahabat atau kekasih, yah entahlah. Nike adalah menjadi bagian hidupnya, sehingga tidak bisa berpisah dengan sahabatnya itu.

Keakraban Atun dan Nike itulah yang menimbulkan isu-isu yang tidak enak. Perawakannya yang tomboy, kelaki-lakian menambah persangkaan orang bahwa ia bersifat lesbi. Padahal menurutnya, ia dididik dari keluarga militer. Ibunya seorang Polwan. Hal itu membuat ia berperawakan tegap seperti pria. "Saya bukan lesbi," katanya sesenggukan, kepada setiap wartawan yang menanyainya.

Atun pun makin sedih dengan beban yang dipikulnya. Sudah hilangnya seorang sahabat dekatnya, ia pun dituduh yang macam-macam. "Tolong beri saya ketenangan. Saya masih berduka," pintanya kepada mereka yang ingin mengetahui hubungannya dengan almarhumah Nike Ardila.


Karangan bunga, corat-coret,
puisi dan isak tangis,
adalah gambaran nyata,
betapa Si Bintang Keke
meninggalkan goresan duka yang mendalam.
Tak cuma keluarga yang kehilangan.

Tidak ada komentar: