Minggu, 28 Juni 2009

Deddy Dore$ Buka Rahasia Nike Ardilla





Belum poenya artis gacoan lagi


MENCETAK penyanyi baru tak semudah membalik tangan.
Alasan inilah yang membuat Deddy Dores vakum selepas melahirkan mendiang Nike Ardilla.


Penyanyi yang gemar berkacamata gelap ini, mengaku sulit mencari penyanyi seperti Nike Ardilla. Selain cantik, Nike dianggap Deddy memiliki vokal unik. Kelebihan-kelebihan seperti ini, hingga putaran waktu berlalu, masih saja belum ia temukan.

Saat ditemui di Jakarta, beberapa hari lalu, Deddy mengaku belum poenya 'jagoan' lagi. Menurutnya, kriteria yang ia inginkan sulit didapatkan. Kalau sekedar cantik, banyak sekali yang antre untuk dijadikan artis binaannya. *(Deddy aja ngomong geto, koq Dike PE-DE banget si!?-nana). Namun Deddy harus selektif, pencetak hit Hilangnya Seorang Gadis ini, tak ingin reputasinya rusak gara-gara main comot penyanyi sembarangan. "Nggak seperti itu, harus ada kriteria dulu. Kalau asal comot sih gampang," ujarnya.

Tanpa tedeng aling-aling, Deddy menyatakan artis yang akan diorbitkan harus menyentuh perasaannya terlebih dulu. Fase ketertarikan ini, menurut Deddy penting dan harus ada. Pasalya, ia tak bisa mencipta lagu tanpa dilandasi rasa itu. "Cara orang menciptakan lagu kan beda-beda," kilahnya.

Cara berikutnya justru lebih ekstrem. Deddy akan melihat dulu, apakah artis tersebut layak rekaman atau justru ia pacari saja. "Saya lihat dulu, kalau dia bisa dipacarin nggak akan saya orbitkan. Tapi kalau bisa diorbitkan, saya harus punya keuntungan dari dia," tegasnya.

Lantas, ia pun mengaku jatuh hati pada Nike Ardilla. :o
Desakan cinta yang kuat, nyaris membutakan mata hatinya. Diakui Deddy, usianya yang tak muda lagi membuatnya mengurungkan niat memacari Nike. *ngaca ni yee... :). Sebagai gantinya, ia tumpahkan semua cinta lewat lagu ciptaannya. "Saya memang mecintai dia. Makanya saya orbitkan sekuat tenaga," akunya.








Selain cantik, Nike juga dianggap memiliki karakter vokal yang unik oleh Deddy.
Diluar cara mengorbitkan artis, Deddy pun mengaku masih akrab dengan judi. Kebiasaannya sejak muda ini, masih sulit dihilangkan. Baginya, judi adalah kesenangan duniawi dan ia pun menjalani dengan segala kosekuensinya. Bedanya, kalau dulu saya bisa habis ratu$an juta kini hanya satu dua juta saja *BU$YET!. "Saya dari dulu berjudi. Saya tidak malu mengakuinya. Tapi saya banyak ambil hikmah dari situ, bahwa uang bukan segala-galanya," tegasnya.

Menurut Ketua Swara Perjuangan Artis Indonesia (SPAI) ini, dari kebiasaannya berjudi, ia banyak membantu kesusahan rekan seprofesi. Dalam catatannya, sekitar 20 rekan pernah ia tolong dari uang berjudi. "Darimana uangnya kalo nggak dari situ," *rekannya nggak tau donk!?? :))

Tanpa menyebut nama, Deddy menyatakan rekan-rekan seprofesinya itu meminta uang untuk membayar kotrakan rumah. Lainnya, sebagai modal dan menutupi biaya pengobatan. Wajar jika akhirnya orang menyebut dirinya royal. Toh, ia lebih memaknai sebagai arti persahabatan dan loyalitas. "Jujur, saya kalau ada uang pasti saya kasih. Nggak mau saya pelit-pelitan," ucapnya. *tapi masa' dari judi om?.

Sebelum menyudahi obrolan, Deddy menyatakan tak surut menekuni dunia musik. Sepi atau rame, pria pendiam ini tak akan lari dari bi$ni$ yang telah membesarkan namanya. Soal tudingan sisi gelap hidupnya, ia memilih acuh. "Musik adalah bagian hidup saya. Sekali disini, sampai nanti tetap disini. Pasang surut itu biasa," paparnya.



*************************************************
Sumber : Berita Kota (Kamis, 28 Oktober 2004)

Tidak ada komentar: