Selasa, 30 Juni 2009

Fans Makasar akan gelar Bazaar

Takdir memang sangat mengidolakan Nike. Bahkan, rumah makan miliknya diberi nama Nike Ardilla. "Menunya juga dise suaikan dengan judul lagu Nike. Ada Ayam Panggang Nyalakan Api, Sate Ayam Seberkas Sinar dan Jus Jeruk Cinta Diantara Kita," cerita Takdir semangat.

Di rumah makan tersebut juga dipajang koleksi yang bergambar Nike. "Saya punya ratusan foto dan berbagai jenis pernak-pernik," ungkap pemuda yang juga merangkap sebagai ketua NAFC Makasar ini. "Anggotanya ada 700 orang, lo."

Bahkan Takdir juga punya rencana mengadakan bazar amal dan lomba karaoke di kotanya. "Keuntungannya akan disumbangkan ke Yayasan Nike Ardilla," ujar Takdir seraya menambahkan setiap hari kelahiran Nike selalu dirayakan meriah olah para Nikers, sebutan penggemar Nike dari Makassar. "Kami selalu menyiapkan kue tart. Lalu sama-sama menyanyikan lagu ulang tahun."







Tak terasa, 10 tahun sudah Nike Ardilla meninggal. Momen ini lantas dipakai sarana reuni para penggemarnya. Ratusan penggemar Nike pun tumplek blek di makam maupun museum penyanyi Bintang Kehidupan ini.

Sebenarnya, hampir tiap tahun, tepatnya saat tanggal kematian Nike Ardilla, selalu ada peringatan untuk mengenang Keukeu, panggilan Nike. Tapi kali ini berbeda. Maklum, ini peringatan satu dasa warsa. "Acara ini juga menjadi reuni Nike Ardila Fans Club (NAFC) se Indonesia. Tapi yang lebih penting, Nike Ardilla tetap akan dikenang," jelas Emma Amrin, ketua Nike Ardila Fans Club (NAFC) Jakarta yang menggagas ide acara ini.

Rencana tersebut lantas dimantangkan lewat rapat kecil bersama Alan Yudi (34) dan Deden Sonny (37) di museum Nike Ardila di Kompleks Arya Graha, Bandung. Kesepakatan pun dibuat. Pihak keluarga yang sebenarnya akan membuat doa bersama, menyerahkan kepada NAFC.

Emma menambahkan, ada sekitar 200 anggota NAFC Jakarta yang ikut ziarah. Rombongan tiga bus ini berangkat Jumat (19/3) tengah malam dan tiba di Bandung, Sabtu (19/3) subuh.
NAFC Tangerang dan Bandung. Sementara puluhan fans lain dari berbagai penjuru Indonesia juga bergabung dengan rombongan besar ini. Mereka berdoa bersama di pusara pujaannya.

Selain dari Jakarta, Bandung, dan Tangerang, juga ada fans Nike yang datang dari Makassar. Mereka adalah kakak beradik, Muhammad Takdir (27) dan Emil Husein (23). "Dari Makassar kami naik pesawat ke Surabaya, lalu disambung kereta ke Bandung," ungkap Takdir yang sudah dua kali mengujungi makam Nike.

Tidak ada komentar: